Terkait Kambing Etawa, APPB Demo Kejari Bangkalan
Cari Berita

Advertisement

Terkait Kambing Etawa, APPB Demo Kejari Bangkalan

Thursday, September 26, 2019

Saat sejumlah masyarakat mendatangi kantor kejaksaan negeri Bangkalan

BERITAMA.ID, Bangkalan - Aliansi Pemuda Peduli Bangkalan (APPB) datangi gedung Kejaksaan Negeri (kejari) terkait kambing etawa. Rabu (25/09/19).

Sudah ada dua orang menjadi tersangka oleh pihak Kejari Bangkalan pada kasus anggaran 2017. Kedua oraang tersebut Mulyanto Dahlan mantan kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat  dan Desa (DPMD), dan Syamsul Arifin kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Namun bagi APPB penetapan tersangka ini masih belum masuk pada pelaku utama, kami melihat masih ada yang dilindungi.

“Dua tersangka itu masih kelas teri. Masih ada aktor di balik dua tersangka itu,” teriak salah satu orasi.

Pihak pendemo mendesak Kejari untuk menindaklanjuti kasus kambing etawa yang merugikan negara sebesar 9 milliar rupiah.

“Kami minta kejari serius usut tuntas sampai ke akar-akarnya,” lanjutnya.

Kepala Kejari Bangkalan menjelaskan melaului Chairul Arifin  Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (kasi pidum), terkait kasus kambing etawa masih dalam proses penyelidikan.

“Ini masih proses penyelidikan, karena kami masih mengumpulkan bukti-bukti data yang valid," jawabnya.

Sementara itu Putu Arya Kasi Intelijen menjelaskan bahwa apa yang dibawa dan diutarakan pihak pendemo tidak nerasalan.

"Apa yg disampaikan dalam aksi unras tadi pagi pada tuntutan nya tidak berdasar dan banyak yang tidak benar. Kami tetap sesuai dengan koridor dan kami berharap masyarakat dapat memonitor perkembangan perkara yang sedang kami tangani, sehingga tidak ada anggapan-anggapan miring seperti yang disampaikan dalam aksi unras tersebut," tegasnya saat dikonfirmasi. (Red-Mukarram)