Wabup Pamekasan Launching Pagelaran Madura Eksotik Carnival, Rangkaian Hari Jadi Pamekasan Ke-489
Cari Berita

Advertisement

Wabup Pamekasan Launching Pagelaran Madura Eksotik Carnival, Rangkaian Hari Jadi Pamekasan Ke-489

Sabtu, 26 Oktober 2019

Wakil Bupati Pamekasan Raja'e Saat Acara Launching Pagelaran Madura Eksotik Carnival dalam Rangkaian Hari Jadi Pamekasan Ke-489.(Foto: Mukarram)

BERITAMA.ID, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar pagelaran Madura Eksotik Carnival.

Pagelaran tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pamekasan yang ke-489. Di gelar di Taman Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, Jumat (25/10/19) malam.

Perpaduan dua potensi kebudayaan Sapeh Sono’ dan batik tulis yang memiliki keunikan dan ke khasan yang menarik ini dipadukan dan ditampilkan dalam sebuah budaya yang eksotik, dalam pagelaran Madura Eksotik Carnival.

Launching perpaduan dua warna budaya tersebut secara resmi dibuka oleh Raja'e, Wakil Bupati Pamekasan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e megatakan, merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa bagi Pemkab Pamekasan, Duta Besar Tanzania dapat hadir ditempat ini.

Menurutnya, banyak sekali seni dan budaya khas asli Pamekasan yang bisa dijadikan daya tarik wisata baru di Jawa Timur khususnya Pamekasan.

"Bapak Duta Besar Tanzania mengatakan bahwa batik Pamekasan sudah menjadi pakaian wajib pada hari Senin di kantor kedutaan Indonesia di Tanzania," kata Raja'e.

Lanjut dirinya, Kegiatan Carnival Madura 2019 ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Dengan potensi budaya dan pariwisata kita yang sudah mulai dikenal ini, mari kita dukung untuk Pamekasan yang rajjah, Bajjrah tor Parjuggah," ujarnya.

Selain itu, Kadis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifuddin berharap, ajang Madura Eksotik Carnival ini bisa menjadi even terbaik di Jawa Timur.

"Saya yakin Madura Eksotik Carnival bisa menyamai ketenaran Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sudah dikenal lebih dulu seantero nusantara bahkan dunia," katanya.

Pihaknya ingin mengeksploitasi semua potensi yang dimiliki oleh Pamekasan. Yaitu penampilan Fashion Show batik khas Pamekasan, ada Sape Sono, Saronin, tari daerah, musik daerah dan beberapa hiburan lainnya yang ada di Pamekasan. (red-ram)