Agar Tak Salahi Aturan, Forpimka Proppo Gelar Monitoring kegiatan ADD & DD Tahun 2019.
Cari Berita

Advertisement

Agar Tak Salahi Aturan, Forpimka Proppo Gelar Monitoring kegiatan ADD & DD Tahun 2019.

Tuesday, December 24, 2019

Foto : Dok Beritama.id
BERITAMA.ID, PAMEKASAN - Monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan DD/ADD seluruh desa se-Kecamatan Proppo, ditempatkan di Desa Panglemah, Kecamatan Proppo,Kabupaten Pamekasan, Selasa (24/12/2019).
Kegiatan tersebut merupakan rutinitas akhir tahun yang dilakukan oleh tim Kecamatan dan Forkopimka proppo di antaranya Camat, Kapolsek,  dan Koramil proppo.

Camat Proppo, H.Suto menjelaskan, monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan untuk menjunjung transparansi pengelolaan penggunaan DD/ADD,  khusus nya di Kecamatan Proppo.

“Memang sudah bagian dari tugas kami sebagai pemerintah di tingkat Kecamatan, untuk memastikan pembangunan di tingkat desa sejalan sesuai aturan agar tidak menyalahi ketentuan,” ungkapnya

Ia melanjutkan, agenda monitoring dan evaluasi di wilayah Kecamatan Proppo sudah berlangsung di beberapa desa demi memastikan setiap rencana-rencana pembangunan yang dikerjakan sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Intinya kami ingin memastikan setiap kepala desa terhindar dari penyalahgunaan wewenang, sekaligus juga menjalankan fungsi kontrol, sejauh mana setiap Pemerintah Desa (Pemdes) merealisasikan pembangunan baik fisik, maupun non fisik, serta pemahaman pada aparatur Desa setempat dalam pemanfaatan DD dan ADD,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga direspon baik oleh Kepala Desa Panglemah H.Uuk Sholehoddin.  Menurutnya, monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh tim dari Kecamatan Proppo merupakan bentuk dari kepedulian pihak atasan yang harus diapresiasi oleh setiap Kepala Desa demi transparansi penggunaan DD dan ADD memang sudah kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Pemdes.

“Saya senang sekali bisa mendapat pencerahan secara langsung dalam monitoring dan evaluasi oleh tim dari kecamatan, bagi saya tidak masalah, justru harus diapresiasi, sebagai bentuk kepedulian,” pungkasnya.(Mp/uki/din)