Pasar Sentol Kadungdung Sudah Rampung, Pedagang Berharap Untuk Segera Beroperasi
Cari Berita

Advertisement

Pasar Sentol Kadungdung Sudah Rampung, Pedagang Berharap Untuk Segera Beroperasi

Thursday, January 9, 2020

Foto Beritama.id

BERITAMA.ID, PAMEKASAN - Proyek Revitalisasi Pasar Sentol, kecamatan Kedungdung sudah rampung, Pedagang berharap agar pasar yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar itu secepatnya dioperasikan.

Hozaimah, (42), pedagang Pasar Sentol mengatakan, program revitalisasi pasar akan berdampak terhadap kemajuan pasar. Sebab, bangunan pasar yang bagus dan memiliki fasilitas lengkap akan meningkatkan jumlah pengunjung yang berbelanja di pasar.

"Pembangunan kan sudah selesai. Jadi kami harap pasar ini bisa segera beroperasi, pedagang sudah tidak sabar berjualan di sini," tutur warga asal Desa Moktesareh, Kedungdung itu.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang Sapta Nuris Ramlan mengatakan, pasar Sentol akan dioperasikan dalam bulan ini.

Pihaknya sudah meminta kepada koordinator atau kepala pasar untuk segera mendata para pedagang yang belum memiliki surat pemanfaatan fasilitas pasar. Sebab, surat itu merupakan salah satu pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) selain dari penarikan retribusi harian dan bulanan.

"Kita targetkan dalam bulan ini pasar Sentol sudah beroperasi," ujar Sapta saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, (9/1/2020).

Pasar yang baru dibangun itu memiliki 10 kios dan sekitar 135 los, Pedagang yang akan berjualan di dalam pasar merupakan pedagang lama, meliputi pedagang daging, konfeksi atau pakaian, rempah-rempah, dan semacamnya.

Penjual daging akan menempati los sebelah timur, pedagang rempah-rempah di tengah dan di barat. Sedangkan untuk kios akan ditempati pedagang konfeksi.

"Kalau lokasi di dalam pasar masih memungkinkan, maka sebagian pedagang yang berjualan di luar akan direlokasi ke dalam," ucapnya.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan berharap program revitalisasi Pasar Sentol bisa menjadi solusi terkait dengan persoalan penataan pedagang yang selama ini semrawut.

Revitalisasi atau pembangunan pasar harus ditopang dengan pengelolaan yang maksimal. Tujuannya pasar bisa lebih maju dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  meningkatkan.

"Kami harap pasar itu bisa segera dioperasikan. Kalau tidak khawatir akan mempengaruhi target PAD," pungkasnya.(Red-Zainal)