Melalui Seminar Kewirausahaan, Lulusan SMK AL-Falah Diharapkan Mampu Menguasai Bisnis di Pasar Global
Cari Berita

Advertisement

Melalui Seminar Kewirausahaan, Lulusan SMK AL-Falah Diharapkan Mampu Menguasai Bisnis di Pasar Global

Senin, 16 Maret 2020

Sejumlah Siswa SMK Al-falah saat acara seminar kewirausaha dan marketing.

BERITAMA.ID, PAMEKASAN - Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Falah, Dempo Barat, Kecamatan Pasean, dibekali segudang ilmu pengetahun sebelum dirinya lulus. Salah satunya pihak lembaga mengadakan tiga event kegiatan tentang kewirausawaan, Minggu (16/03/2020)

Kegitan ini, berlangsung secara berjenjang. Masing-masing meliputi, seminar wirausaha online marketing, tour preneur, dan bazar wirausaha. Berharap dengan kegiatan ini, siswa dapat menimba ilmu dan menerapkannya nanti setelah melebur dengan masyarakat.

Sutipyo Erpan salah satu pengurus SMK mengatakan, kegiatan seminar seperti biasa digelar dalam ruangan. Sementara kegiatan tour preneur dilaksanakan langsung ke bawah dengan melihatnya home industri dan budidaya.

"Seperti usaha pertanian cabe besar merah, usaha peternakan ayam petelur milik usaha bersama BMDI (Baitul Maal Darul Ihsan) yang mana usaha tersebut hasil dari royongan masyakat," kata Sutipyo.

Hal demikian dilakukan untuk mengajari dan membekali siswa berkolaborasi dan membangun networking. Selain itu, siswa diajak melihat langsung usaha pembuatan kue hajatan.

"Dan terahir melihat cara pengolahan sampah menjadi magot oleh koperasi Madura Multifarm Agromandiri (MMA) Pamekasan," ujarnya.

Sementara kegiatan pamungkas diakhiri dengan bazar wirausaha. Dalam bazar ini, kelompok siswa diberi kebebasan untuk membuat produknya sendiri
Baik terdiri dari makanan dan minuman olahan atau produk busana hasil kegiatan belajar mengajar.

Dewan Pengasuh Ceng Wifi Alawi menyampaikan, tujuan utama semua kegiatan adalah untuk menguasai bisnis di pasar global. Selain itu yakni untuk membekali siswa menganalisa dan memilih usaha yang bisa dijalankan sesuai prospek dan keinginannya masing-masing.

"Anak-anak dibekali pengetahuan, melakukan tinjauan langsung ke lapangan, dan diberi tantangan membuat produk dan dipasarkan sendiri, agar mereka menjadi wirausahawan andal," pungkasnya.(red-Marul)