Pamekasan Zona Merah, Pasien PDP Meninggal di Pamekasan Beberapa Waktu Lalu, Kini Dinyatakan Positif Covid 19
Cari Berita

Advertisement

Pamekasan Zona Merah, Pasien PDP Meninggal di Pamekasan Beberapa Waktu Lalu, Kini Dinyatakan Positif Covid 19

Minggu, 29 Maret 2020

Foto : Beritama.id
BERITAMA.ID  PAMEKASAN - Pamekasan Menjadi daftar zona merah Virus Covid19 Setelah Satu Pasien terkonfirmasi Positif, Minggu (29/03/2020)

Berdasarkan pantauan awak media di laman infocovid19.jatimprov.go.id Pamekasan sudah ada satu pasien yang terjangkit Virus Covid19

Terkonfirmasinya salah satu pasien yang berasal dari Kabupaten Pamekasan membuat data status Covid 19 berubah

Menurut data terbaru dari laman infocovid19.jatimprov.go.id Kabupaten Pamekasan memiliki Orang Dalam Pengawasa (ODP) 115 namun menurut data Kabupaten pameksan jumlah ODP sebanyak 101,Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 dan Terkonfirmasi (Positif) 1

Orang Dalam Pengawasan di Kabupaten Pamekasan cukup banyak akibat banyaknya orang pulang kampung dari daerah zona merah terutama yg bekerja di jakarta dan malang

Menurut Bupati Pamekasan (Badrut Tamam) dalam jumpa persnya mengatakan bahwa pasien yang terkonfirmasi positif adalah pasien PDP yang pulang dari Kabupaten Malang dan sudah dalam keadaan sakit

"PDP tersebut masuk ke rumah sakit pada tanggal 19 maret 2020 dan meninggal dunia pada hari jumat tanggal 20 maret  pada  jam 12 : 30 WIB"kata bupati pamekasan

Sebelumnya PDP tersebut dinyatakan negatif oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya pada hari selasa tanggal 24 maret 2020 namun setelah di cek di laboratorium Balikbangkes Jakarta di nyatakan positif

"Baru hari ini laboratorium Balikbangkes jakarta menyatakan bahwa pasien yang masuk pada hari kamis tanggal 19 itu dinyatakan positif"jelas bupati pamekasan

Lanjut bupati,pihaknya bersama Satgas Kabupaten Pamekasan setelah mengetahui hasil PDP yang meninggal dan dinyatakan positif akan melakukan Rapid Test terhadap orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien

Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama tim Satgas akan terus berikhtiyar dalam memutus mata rantai virus yang di kenal dengan Corona ini dengan menyemprotkan disinfektan di Masjid,Pesantren,Pasar dan Perkantoran

"Pemerintah di samping satgas dan komandan kodim kepala kepolisian beserta pasukan terus akan berikhtiyar lebih masif lagi,melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat publik"tegasnya.(red-MaduraPost)

Berikut Vedionya