Proyek Gorong-gorong di Desa Rombasan Pragaan Belum Lama Dibangun Kini Sudah Rusak, Diduga Hanya Dijadikan Lahan Korupsi
Cari Berita

Advertisement

Proyek Gorong-gorong di Desa Rombasan Pragaan Belum Lama Dibangun Kini Sudah Rusak, Diduga Hanya Dijadikan Lahan Korupsi

Tuesday, March 17, 2020

Proyek gorong-gorong yang berada di Dusun Kembang Desa Rombasan Kecamatan Pragaan Sumenep
BERITAMA.ID, SUMENEP - Diduga telah menjadi lahan korupsi pada pembangun gorong - gorong di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep yang belum setahun selesai dikerjakan sudah ambruk. Selasa (17/03/2020).

Dari hasil pantauan kami (Reporter Britama.id), pembangunan gorong - gorong yang telah ambruk tersebut tidak jelas sumber dananya dari mana, pasalnya tidak ada papan nama dan prasasti di lokasi.

"Dilihat dari ambruknya gorong - gorong tersebut kami duga pada pelaksanaanya di Mark - Up oleh pelaksana dan hanya dikerjakan asal jadi saja serta kami duga kalau bangunan gorong - gorong tersebut tidak di cor karena kami lihat pada bagian serpihan materialnya terlihat menggunakan campuran tanah dan abu batu".

Menurut salah seorang anggota LSM PBN (Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Bangsa Nusantara) Eko mengatakan bahwasanya bangunan gorong - gorong yang belum setahun telah ambruk tersebut hanya dijadikan lahan memperkaya diri sendiri oleh pelaksana.

"Dasil investigasi saya ke lokasi, banyak kejanggalan - kejanggalan pada bangunan gorong - gorong tersbut, seperti adanya besi cor saya duga ukurannya tidak sesuai dan saya duga bangunan tersebut tidak di cor serta pada bagian material lainnya yang saya duga juga tidak menggunakan pasir tapi menggunakan campuran tanah dan abu batu". Pungkas Eko.

Eko juga mengatakan bahwa adanya dugaan yang telah mengarah pada Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) pada pelaksanaan bangunan gorong - gorong yang tidak jelas sumber dananya dan telah menjadi polemik pada masyarakat skitar.

"Maka saya akan melakukan laporan ke pihak yang berwajib agar hal tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku". Kata Eko.

Informasi dari beberapa masyakat sekitar kalau bangunan gorong - gorong tersebut merupakan proyek yang sumber dananya dari DD/ADD tahun anggaran 2019.(Red-Monir)