Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Menko Polhukam
Cari Berita

Advertisement

Bupati Pamekasan Sambut Kedatangan Menko Polhukam

Sabtu, 27 Juni 2020

Bupati Pamekasan saat memberikan cindramata ke Menko Polhukam, Jum'at (26/7/2020) Malam
PAMEKASAN,(Beritama.id) - Dimasa Pandemi Covid 19, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Mahfud MD, melakukan kunjungan ke Kabupaten Pamekasan dan memberikan bantuan.

Kunjungan tersebut bertempat di Mandhepah Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Jawa Timur. Jum’at (26/06) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pamekasan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sampang, jajaran Forkopimda Kabupaten Pamekasan beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan Ulama di Pamekasan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Mahfud MD, memberikan bantuan APD Covid-19 kepada pondok pesantren, Ormas, melalui Pemkab Pamekasan dan Sampang, lantaran sudah melakukan kegiatan normal. 

"Alhamdulillah, pak Menko berkenan membantu kita, membantu APD mulai dari masker, baju hazmat dan beberapa APD lainnya," Kata Badrut Tamam, Bupati Pamekasan.

"Terimakasih, atas nama rakyat Pamekasan dan Sampang kami mengucapkan terimakasih kepada Menkopolhukam, Pak Mahfud MD," tambahnya.

Dirinya mengatakan, saat ini Madura khususnya Pamekasan dan Sampang sedang berusaha mewujudkan program prioritas di tengah pandemi covid-19. 

"Semua Bupati se-Madura saat ini tengah fokus pada reformasi birokrasi agar menciptakan kinerja yang luar biasa untuk hasil yang luar biasa, disamping beberapa program lainnya," ujarnya.

Selain itu, Menko Polhukam, Mahfud MD, meminta agar masyarakat selalu waspada serta hati-hati terhadap bahaya covid-19 yang sedang melanda Indonesia. Ia menyayangkan tindakan sebagian orang yang ternyata masih menganggap jika Covid-19 hanyalah isu.

"Sebaran covid-19 itu cepat tidak memilih siapa jadi kita semua harus waspada," pesannya.

Mahfud MD menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun, dirinya menjelaskan 'new normal' berarti semua orang harus merasa normal dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Ini yang disebut dengan normal baru, dan ini cara yang perlu kita lakukan," pungkasnya. (adv.ita)