Inilah Rincian Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep
Cari Berita

Advertisement

Inilah Rincian Anggaran Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sumenep

Jumat, 12 Juni 2020

Kepala Dinkes Sumenep
SUMENEP, (Beritama.id) - Anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, secara keseluruhan mencapai angka Rp 95.864.930.000,- (95 miliar) dan tersebar di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Diketahui, untuk Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep usulan anggaran Rp 19.169.130.000,- di cairkan dengan jumlah Rp 8.400.940.425,- (8,4 miliar) untuk tahap pertama.

“Jadi untuk serapan anggaran Dinkes  dari jumlah 8.4 miliar, realisasinya per bulan ini adalah 1.252.544.798,-, (1,2 miliar). Kalau besarannya sekitar 13 persen,” kata Agus Mulyono, Kepala Dinkes Sumenep, Jumat (12/6).

Agus mengatakan, bahwa dana tersebut dianggarkan dan dipergunakan untuk Pencegahan, Penanggulangan, Pelacakan (Survielans), Tempat Isolasi Arjasa dan lain-lain, sesuai usulan.

“Jadi semua anggaran itu kita gunakan dengan secara hati-hati, karena kita ingin transparansi,” terangnya.

Untuk rinciannya, Agus menguraikan, untuk Pencegahan Rp 591.348.798,-, Penanggulangan Rp 651.196.000,- dan Survielans Rp 10.000.000,-.

Sedangkan, rekapitulasi usulan anggaran penanganan dampak covid-19 bahkan mendahului perubahan II dan III tahun 2020 Rp 95.864.930.000,-, berikut rinciannya :

I. Penanganan Kesehatan Rp 40.439.930.000

1. Dinas Kesehatan Rp 19.169.130.000
a. Pencegahan Rp 4.809.950.000
b. Penanggulangan Rp 12.102.480.000
c. Survielans Rp 1.258.000.000
d. Tempat Isolasi Arjasa Rp 598.700.000
e. Lain-lain Rp 400.000.000

2. RSUD dr. Moh. Anwar Rp 21.270.800.000
a. APD dan Barang Habis Pakai Rp 9.442.750.000
b. Belanja Obat Rp 2.200.000.000
c. Uang Lelah Petugas Isolasi Rp 1.860.800.000
d. Makan dan Minum Petugas Jaga Rp 254.250.000
e. Makan dan Minum Pasien dan Penunggu Rp 500.000.000
f. Biaya Operasi Rujukan 286.000.000
g. Belanja Hepafilter Ruangan Isolasi Rp 2.400.000.000
h. Biaya Renovasi Ruang Isolasi Rp 1.000.000.000
i. Biaya Penanganan Jenazah Covid-19 Rp 500.000.000
j. Biaya Lainnya Untuk Penanganan Covid-19 Rp 1.627.000.000
h. Santunan Kematian Petugas Covid-19 Rp 1.200.000.000

3. Lain-lain Rp 10.000.000.000
a. BPBD Rp 283.750.000
b. Dinas Lingkungan Hidup Rp 688.700.000
c. Dinas Cipta Karya Rp 399.300.000
d. OPD Lainnya Rp 8.628.250.000

II. Dampak Ekonomi Rp 14.675.000.000

1. Dinas Koperasi
a. Pemberian Alat Untuk UMKM Rp 6.000.000.000
b. Bantuan Modal Usaha Untuk UMKM Rp 8.675.000.000

III. Jaring Pengaman Sosial Rp 30.750.000.000

1. Dinas Sosial Rp 27.000.000.000
a. Bantuan Langsung Tunai (BLT)
b. Bantuan Sembako

2. Padat Karya Tunai Rp 3.750.000.000
a. Dinas Tenaga Kerja
b. PU Bina Marga
c. Dinas Pertanian
d. Dinas PU SDA

Sementara itu, pencairan SP2D untuk Penanganan Kesehatan sebesar Rp 13.123.790.425,-. Rinciannya, Dinas Kesehatan Rp 8.400.940.000,-, RSUD Rp 4.722.850.425,-. Untuk lain-lain Rp 680.454.000,- dengan rincian BPBD Rp 283.750.000,- dan Dinas PU Cipta Karya Rp 396.704.000,-. Jadi total secara keseluruhan anggaran yang turun adalah Rp 13.804.244.425,-.  (red/hendra MP)