Akibat Rem Blong, Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Pamekasan
Cari Berita

Advertisement

Akibat Rem Blong, Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Pamekasan

Sabtu, 04 Juli 2020

Foto : Beritama.id

PAMEKASAN, (Beritama.id) - Sebuah kendaraan roda tiga jenis VIAR dengan Nomor Polisi (Nopol) M 2143 BQ, hilang kendali dan masuk ke sebuah jurang dan dekat sumur pembuangan kotoran ayam.

Diduga, kendaraan tersebut hilang kendali lantaran mengalami rem blong yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan satu orang patah tulang.

Kejadian nahas tersebut terjadi di Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban yakni inisial M (22), warga Dusun Kampung Gunong, Desa Kadura Timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, sebagai sopir meninggal dunia. Lalu inisial BM (50), warga Dusun Kadungdung, Desa Kertagena Laok, juga meninggal dunia, dan satu penumpang lagi yang tak lain adalah anak kandung dari BM inisial M (37), mengalami patah tulang dibagian tangan kiri, dan pergelangan kaki sebelah kiri.

"Awalnya, saya mendengar suara teriakan. Setelah dilihat ternyata sebuah kendaraan masuk jurang yang disitu ada bekas sumur tidak terpakai," terang saksi mata inisial A (46), yang enggan disebutkan namanya pada media ini di lokasi, Ahad (5/7).

Dia menduga, kendaraan yang dibawa sopir berpenumpang dua orang itu kehilangan kendali sebab rem blong.

"Itu jalan belokan, tapi kondisi kendaraan lurus kebawah, pasti rem-nya blong," ucapnya.

Diketahui, dari hasil keterangan warga setempat, sang sopir (Korban) tengah mengangkut kotoran ayam dari hasil bekerja pada BM untuk kemudian dibuang ke tempat pembuangan kotoran ayam, yakni di bekas sumur tak terpakai.

Kemudian, penumpang (Korban) juga bersama sang anak untuk membantu pekerjaan tersebut. Nahas, sampai ditengah jalan insiden yang menewaskan dua orang itu tak terhindarkan.

Dalam pantauan MaduraPost.id dilapangan, petugas kepolisian tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sedangkan, dua jenazah, dan satu korban yang patah tulang langsung dilakukan evakuasi bersama warga setempat untuk segera dipulangkan ke pihak keluarga. (Hendra)