Pelaku Kriminal Mengaku Wartawan Ditangkap Polisi, Pimred Beritama.id: ID Card Yang Dibawa Itu Palsu
Cari Berita

Advertisement

Pelaku Kriminal Mengaku Wartawan Ditangkap Polisi, Pimred Beritama.id: ID Card Yang Dibawa Itu Palsu

Sunday, July 5, 2020

Id card palsu yang digunakan pelaku kriminal
PAMEKASAN, (Beritama.id) - Diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan motor dan mengaku sebagai wartawan, salah seorang warga kecamatan Batu Marmar Pamekasan diamankan pihak kepolisian sektor (Polsek Batu Marmar) pada (16/06)

Kejadian bermula pada saat anggota kepolisian mengamankan salah seorang bernama Yusuf terduga pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor, dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor PCX warna merah tahun 2019 No.Pol : L 3069 GE serta ID Card salah satu media online,

Setelah ditelusuri ternyata ID Card yang dibawa pelaku adalah palsu yang diduga dibuatnya sendiri untuk dijadikan kartu sakti

Iptu Safril selfianto . SH Kapolsek Batu Marmar yang berhasil dihubungi awak media membenarkan kalau terduga pelaku mengaku sebagai anggota Wartawan Media Beritama.id

"Setelah yusuf kami tangkap, dia kedapatan membawa kartu ID Card wartawan, sekarang barang bukti tersebut kami amankan," ucapnya, Minggu (06/07/2020)

Lebih lanjut Safril, terduga saat ini sudah kami kirim ke polres pamekasan untuk pemeriksaan lebih lanjut

"Terduga atas nama Yusuf sekarang sudah ada di polres pamekasan beserta ID Card yang dia miliki

Ahmad Marul Saleh, Pemimpin Redaksi Beritama.id saat dicomfirmasi terkait persoalan ID Card yang dibawa terduga pelaku penipuan dan penggelapan motor tersebut, dirinya mengatakan itu palsu

"M Yusuf bukan bagian dari wartawan Beritama.id, ID Card yang dibawa dia itu palsu karen saya tidak pernah merasa memberikan ID Card dan surat tugas atas nama dirinya

Marul berharap kepada pihak kepolisian untuk bisa mengusut tuntas dugaan pemalsuan tersebut karena demi nama baik wartawam dan nama baik media Online Beritama.id

"Saya sangat geram dengan kejadian ini karena telah mencoreng nama baik wartawan juga mencoreng nama baik Media Online Beritama.id,"pungkasnya.(Redaksi/maman)