Bupati Pamekasan Bersama Kapolres Dan Dandim 0826/Pamekasan Launching Kampung Tangguh Semeru Jatim Bermasker Di Desa Durbuk
Cari Berita

Advertisement

Bupati Pamekasan Bersama Kapolres Dan Dandim 0826/Pamekasan Launching Kampung Tangguh Semeru Jatim Bermasker Di Desa Durbuk

Friday, August 7, 2020

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam
PAMEKASAN, (Beritama.id) - Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari dan Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Inf Tejo Baskoro, melaunching Kampung Tangguh Semeru dan Jatim Bermasker di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kamis (06/08)

Gerakan tersebut sebagai upaya memutus sebaran covid-19 di Kabupaten Pamekasan. Turut hadir,  Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pamekasan, tokoh masyarakat serta beberapa warga lainnya.

Launching tersebut dilakukan secara serentak bersama daerah lain di Jawa Tumur melalui video conference yang dipimpin Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, program ini untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya bermasker saat keluar rumah.

"Gerakan Jatim Bermasker ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh elemen masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, gerakan kita bermasker ini orientasinya adalah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, prinsip disiplin memakai masker tetap jaga kesehatan, cuci tangan. 

"Hal ini menjadi prinsip kita semua dalam menjaga kesehatan dan terhindar dari Covid-19," ujarnya.

Badrut Tamam, memilih Desa Durbuk yang menjadi salah satu perwakilan di Jawa Timur dalam mengampanyekan kedisiplinan memakai masker dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Menurutnya, Desa Durbuk yang merupakan juara kampung tangguh semeru di Desa Pamekasan, dan kedisiplinan masyarakatnya dalam mematuhi protokol Covid 19 sangat baik seperti menggunakan masker.

"Seluruh instansi bekerja sama secara luar biasa. Kapolres, Dandim, dan kita, bergandengan tangan untuk terus menghidupkan disiplin dalam masyarakat untuk menghindari Covid-19," paparnya.

Sementara Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari mengatakan, jika gerakan mamakai masker ini merupakan intruksi Presiden RI kepada semua jajaran diseluruh wilayah Indonesia. Ia menilai pemakaian masker secara serentak akan membantu mencegah sebaran covid-19. 

"Jika semua pakai masker, 90 persen akan terhindar dari penyebaran Covid-19, ini tidak hanya melindungi diri kita, tetapi juga melindungi orang lain," terang Djoko Lestari. (Adv/Ita)