Saat Transaksi Narkoba di Bluto, Warga Lobuk Sumenep Ditangkap Polisi
Cari Berita

Advertisement

Saat Transaksi Narkoba di Bluto, Warga Lobuk Sumenep Ditangkap Polisi

Senin, 24 Agustus 2020

Tersangka bersama BB saat ditangkap Polsek Bluto. (Kasubbag Humas Polres Sumenep)
SUMENEP, (Beritama.id) - Seorang wanita warga Dusun Aengnyiur, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terciduk saat lakukan transaksi narkoba jenis sabu, Minggu 23 Agustus 2020 kemarin sekitar pukul 15.15 WIB.
Dia adalah Sumahyat (48), seorang wiraswasta yang ditangkap oleh petugas kepolisian sektor (Polsek) Bluto ditepi jalan, tepatnya di depan pasar Bungbungan, Dusun Tajjan, Desa Bungbungan, Kecamatan setempat.

Dari tangan Sumahyat, polisi temukan 2 poket/kantong plastik klip ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu masing-masing berat kotor ± 0,26 gram dan berat kotor ± 0,39 gram. Jumlah berat kotor ± 0,65 gram yang diselipkan di dalam label botol Kratingdaeng.

"Dari informasi masyarakat bahwa terlapor sering mengkonsumsi sabu, selanjutnya anggota Polsek Bluto melakukan lidik secara intensif terhadap kegiatan terlapor, kemudian mendapatkan informasi A1 bahwa terlapor diduga bertransaksi narkotika jenis sabu," ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya, Senin (24/8).

Saat digrebek, petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan badan terhadap terlapor.

"Setelah ditunjukkan kepada terlapor dan diakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, kemudian terlapor berikut barang bukti (BB) yang lainnya diamankan ke Polsek Bluto untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Sementara BB lain yang disita polisi yakni sebuah handphone merk Samsung J2 Prime warna Gold. 1unit Honda Vario No.Reg. M 4596 PR warna Hitam berikut selembar STNKB nya.

Atas perbuatannya, Sumahyat dikenakan penerapan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Hendra Mp/Fat)